Seperti AKU., Seperti JIWAKU....

Sabtu, 16 April 2011

Vero Vs Vio

vero vs vio
Tak-ku mengerti mengapa hatiku terasa berdebar debar jikalau aku bertemu dengan teman akrabku. Dulu aku begitu akrab namun, kini semua keakrabanku sudah hilang tak meninggalkan kenangan sedikitpun. Seakan hanyut terbawa derasnya arus sungai.
      Saat aku termenung teringat suatu hal. Aku merasakan suatu kejadian aneh yang terjadi di dalam tubuhku. Hatiku bergejolak seakan ingin keluar dari dalam tubuhku, dan ingin mengatakan perasaanku pada Vero teman sekelasku yang sudah lama aku kagumi. Ku tak ingin mengungkapkan isi hatiku padanya. Kalaupun itu akan membuat persahabatanku hancur berantakan. Bukannya aku ke pE-dE_An., kalau si Vero tuh sebenarnya juga suka ma aku. Itu terlihat dari pola tingkah nya. Hmmm… pada awalnya, aku tak percaya kalau aku terlibat “ cinta lokasi ” sama dia. Tapiii… apakah itu wajar, kalau aku jatuh cinta sama sahabatku sendiri.

SMS Terakhir



SMS TERAKHIR
          Hari ini terasa sangat menyebalkan. Gimana gak nyebelin!!!... tadi pagi aku bangun kesiangan, diperjalanan aku hampir dicium bus, tiba di sekolahan terlambat dan harus pergi minta izin masuk kelas ke petugas piket, tiba di kelas masih harus diceramahi oleh pak kumis yang “killer”.
          Waktu istirahat.. temen temen pada asyik chating ama laptopnya. Aku hanya diam, dan Cuma bisa melihat. Sebab aku tak punya barang semahal itu. Ada juga yang lagi narsis – narsis pake tustel. Dan lagi – lagi aku hanya bisa diam dan melihat. Sering kali ku melamun ,, tuhaaan,,,, andai saja aku terlahir sebagai anak tunggal dari keluarga kaya, pasti aku juga punya laptop dan tustel yang gak kalah canggih.
Hari ini temen – temen pada aneh. Setiap kata yang keluar dari mulutku, tak ada satu orang pun yang menanggapinya. Ingin kali aku menangis.. aku kangen sama temen – temen SMP dulu, temen – temen SMP gak kayak di SMA. Temen SMP lebih ramah, lebih pengertian. Gak kayak di SMA, temen – temen di SMA semuanya pada sombong, egois, dan satu lagi “Diskriminasi”.

Dickho


Diko

                Sudah dua bulan ini aku merasakan suatu sikap yang tak biasanya pada sahabatku sendiri. Tingkah lakunya sangatlah berbeda dari sosok Diko yang dulu aku kenal periang, agresif dan ramah. Kini berubah 180 derajad, perubahan itu aku rasakan akhir – akhir ini. Sikapnya berubah drastic, Diko yang dulu aku kenal sebagai sosok orang yang periang, agresif dan ramah. Kini tak ku jumpai lagi. Akhir – akhir ini dia lebih suka menyendiri dan seakan tak ada sedikitpun perhatiannya untukku. Berulang kali aku bertanya atas perubahan sikap yang terjadi padanya. Tapi, tak ada jawaban lain selain kata “ Michyo… aku tidak apa – apa. Tak usah kau pikirkan aku lagi ”. Rasanya aku sangat bosan tatkala mendengar kata itu – itu saja yang dilontarkan Diko.
            Diko, ntar sore temenin aku ke Aloen – aloen Ngawi yach..!! gag tau nee.., suasana hatiku lagi suntuk!!! Da apa Yho.. tumben kamu sedih.. biasanya kamu khan gak pernah se susah ini…
Iya., tadi aku da masalah di sekolah.
“ memangnya perkara kayak apa seech.. yang bias buwat hatimu gundah!!!
Ntar deehh…, ku ceritain disana. Sekalian kita makan Jagung bakar ma segelas Es Deghan!!!!
Iya deeh.. ku usahain…..
Janji ya Dik!!
Toow deeh!!! Yaa.. liyat aja ntar…

Jumat, 15 April 2011

Ekspedisi Lawu


Naik Gunung...??!!
Mungkin, yang terlintas di benak anda ialah 
"Capek, Malas, Kurang kerjaan.,  De.eL-El. :D
Tapiiy.. menurut saayaa..Bisa menaklukkan sebuah Gunung ialah Suatu kepuasan yang tak ternilai... ^.^
Dimana kita dapat mengagumi Kehebatan Sang Illahi.. :)
Weeellll.....Kemarin.,
Sekitar liburan semester lalu.
Aku dan teman - teman Green Scout mengadakan Sebuah Ekspedisi..
Sebut saja Ekspedisi Lawu..
 Moment Puncak Hargo Dumilah